Minggu, 13 April 2014

Bisakah Mantan Jadi Teman?

Sumber : Google
Terlalu manis untuk dilupakan, kenangan yang indah bersamamu..."
Sepenggal lagu lawas dari band Slank ini cukup mewakili perasaan orang yang lagi galau karena cinta. Hubungan yang dijalin boleh kandas, tapi memori dan kenangan sulit dihantui dari pikiran. Terkadang muncul keinginan untuk kembali, walau cuma jadi teman biasa. Pertanyaannya, sungguhkah sang mantan bisa kita jadikan teman?
Survey memaparkan bahwa sebagian besar orang memilih untuk berteman dengan mantan, karena awalnya pengen menjalin kembali asmara yang udah putus. Ketidaksanggupan untguk menerima kenyataan bahwa hubungan yang dijalin udah kandas, banyak orang yang memilih untuk berteman dengan mantan. Sayangnya, kerena motivasi yang udah keliru dari awal membuat mereka nampak seperti Teman Tapi Mesra (TTM). Dibilang menjalin hubungan bukan, tapi gaya pertemanan kayak orang yang lagi pacaran. Parahnya, mereka merasa udah move on dengan menggandeng yang lain, tapi hati masih ngga bisa jauh dari mantan. Akhirnya pertemanan yang dijalin pun bukanlah pertemanan yang sehat.
Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa pertemanan lawan jenis harus dilandasi dengan motivasi yang murni, bukan dengan maksud memperdaya. Ketika kitan menjalin hubungan spesial dengan seseorang dan -apesnya- hubungan itu kandas, ngga berarti kita membuang orang itu jauh-jauh dari hidup kita. Namun, kalau ada keinginan kuat untuk berteman dengan mantan, pertanyaanya, "Apa motivasi hati kita yang sesungguhnya? Apakah kita murni pengen hubungan pertemanan biasa atau ada motif pengen kembali menjalin hubungan asmara yang pernah kandas? Apalagi kalau mantan udah punya yang baru, tentu kita perlu mempertanyakan dan mengecek ulang motivasi hati kita."
Nah, sebelum menggebu-gebu dan terburu-buru untuk menjalin hubungan baik dengan mantan, ada tiga hal penting yang harus sobat muda pahami, terutama kalau salah satu dari kita (atau mantan) udah punya gandengan baru. 

1. Cek hati kita, apakah masih ada chemistry yang kuat, yang pengen kita ulang kembali
Pertemanan yang kita bangun dengan mantan ngga akan pernah bagus kalau masih ada cinta dan luka yang tersisa dihati. Kalau hati kita belum pulih, tentulah ngga gampang untuk kita menjalin pertemanan dengan mantan, Kita akan gampang terperdaya perasaan dan terkungkung kenangan masa lalu. Apalagi jika kita lagi menjalin hubungan spesial dengan yang lain. Kita perlu hati-hati mengecek hati, supaya kita ngga merusak yang kita bangun sekarang. 
Lebih baikmengambil jarak, bersihin dulu hati dan tunggu sampai chemistry hilang, barulah kita bisa menjalin hubungan pertemanan yang murni tanpa ada keinginan untuk mengulang kisah asrama kembali. 

2. Bangun pertemanan dengan menjunjung tinggi nilai kekudusan dan kesopanan
Nilai kekudusan itu mutlak dalam menjalin hubungan. Terlepas kita pernah gagal, bukan berarti nilai kekudusan ini terkikis dalam hidup kita. Mantan bisa aja menjadi teman, tapi tanpa menjaga hati sungguh-sungguh, bisa jadi ada keinginan kuat untuk kembali kepada mantan.
Sebagai orang muda nih, kita punya nilai-nilai pertemanan yang jelas. Lawan jenis bukan untuk diperdaya, apa pun alasannya. Apalagi kalau kita dulu putusnya ngga baik-baik, tentu butuh proses untuk membuat hati kita pulih total. Kalau ngga, pertemanan yang pengen kita jalin kembali bisa dilandasi dendam dan keinginan untuk membalas perlakuan mantan dimasa lalu. Gimanapun, sulit untuk mengontrol perasaan dan menguasai hati kalau hati masih terluka dan perasaan belum pulih benar. 

3. Berikan batasan pertemanan yang jelas
Dulu waktu masih jadian, tentu ada perhatian khusus atau lebih kepadanya. Namun kini setelah jadi mantan dan kita pengen berteman, tentu harus ada batasan yang jelas, terlebih kalau kita udah punya gandengan baru. Itu berarti ngga ada lagi SMS mesra, ngga ada lagi panggilan spesial dan juga ngga ada lagi keinginan untuk diperlakuin istimewa.
Jadi ngga dilarang berteman baik dengan mantan lho. Namun kita perlu pikirin masak-masak dengan konsekuensi dan resiko keputusan ini, untuk hidup kita kedepan, terlebih kalau kita udah move on dan udah memiliki kekasih. Jangan sampai kita terjebak dalam Cinta Lama Belum Kelar alias CLBK. Ini bisa membuat luka lama dan juga menyakiti hati pasangan kita yang sekarang.

Sumber : Renungan Anak Muda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar